Setidaknya terdapat 40 persen barang mewah yang dibuat dengan penambahan "Made in Italy", namun berasal dari China.
Tak hanya Dior, sebulan yang lalu brand mewah dari Giorgio Armani juga diketahui terkena skandal yang serupa.
Melihat adanya hal ilegal yang dilakukan oleh Dior ini membuat banyak dari netizen Korea Selatan terkejut dan tersulut emosi.
Rekomendasi parfum lokal Indonesia oleh Suhay Salim, aroma floral yang memukau dan berkualitas internasional: Cocok untuk tampil berwibawa
"Aku tidak percaya tas Dior yang ku beli di kantor pusat 100 persen dibuat di China," tulis Netizen Korea Selatan.
"Sudah lama kualitas Dior menurun, sekarang aku biasanya memilih Miu Miu atau Fendi ketika membeli barang mewah baru," tulis netizen lainnya.
Sekarang pihak dari berwenang Italia terus menyelidiki kasus ini yang membuat produsen fashion di Italia terganggu.***
Sumber: hops
Artikel Terkait
Dubes Iran Akui Kondisi Selat Hormuz Mirip Masa Perang, Kapal Pertamina Masih Tertahan
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Dukung Lonjakan Pengguna KRL
Gapensi Proyeksikan Kenaikan Biaya Konstruksi hingga 8% Akibat Lonjakan Harga Energi
Prancis Resmi Tarik Seluruh Cadangan Emas dari New York ke Paris