Mantan Wali Kota Danny Pomanto Bertanding di Turnamen Padel Senior Makassar

- Rabu, 25 Februari 2026 | 11:00 WIB
Mantan Wali Kota Danny Pomanto Bertanding di Turnamen Padel Senior Makassar
Turnamen Padel Para Senior di Makassar

MAKASSAR Rabu malam nanti, suasana di Rebound Padel bakal beda. Tanggal 25 Februari 2026 itu, yang bertarung bukan anak-anak muda, melainkan para senior. Komunitas Senior Padel Makassar lagi ngadain Senior Ramadhan League, dan tensinya dijamin nggak kalah seru.

Mayoritas pesertanya sudah berumur, ada yang di atas 55 tahun bahkan ada yang nyampe 60 atau 70 tahun. Tapi jangan salah, pengalaman mereka sebagai mantan atlet dan profesional di berbagai bidang bikin pertandingan ini tetap berkualitas tinggi. Duelnya pasti panas.

Nah, salah satu laga yang paling ditunggu-tunguin bakal mempertemukan mantan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau yang akrab disapa Danny Pomanto. Dia akan berpasangan dengan Mr VJ, seorang pengusaha alat olahraga.

Danny Pomanto sendiri bukan nama baru di dunia olahraga Sulsel. Dulu dia atlet softball yang dikenal punya stamina dan daya juang yang nggak main-main.

Di seberang net, pasangan ini bakal ditantang oleh duet yang juga nggak kalah kuat: Rudy Sjamsuddin (pengusaha pemilik pabrik seng Sermani) dan Hudli Huduri (Pimpinan Wilayah Indonesia Timur Panin Bank). Menariknya, kedua pasangan ini pernah meraih juara ketiga di turnamen padel sebelumnya. Jadi, pertemuan kali ini dipastikan bakal ketat banget.

Masih ada lagi duel seru lainnya. Oye, seorang pengusaha sekaligus mantan atlet selam, akan berpasangan dengan A. Aslam Patonangi, mantan Bupati Pinrang. Lawan mereka adalah Chandra dan A. Ilham Gazaling, eks pejabat Pemprov Sulsel yang juga mantan atlet golf. Jadi, jelas ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul biasa.

Nama-nama besar itu menunjukkan satu hal: turnamen ini adalah arena pembuktian. Latar belakang mereka sebagai mantan atlet dari tenis, golf, sampai selam membuat kualitas permainan tetap terjaga. Refleks, strategi, dan ketahanan fisik jadi senjata utama di lapangan padel yang ukurannya lebih kecil itu.

Menurut Ketua Penyelenggara, Lally Hody, format pertandingannya dirancang supaya kompetitif. Sistemnya best of three set.

Satu set dimainkan sampai 24 poin. Tim yang menang dua set lebih dulu, dialah pemenangnya. Kalau seri satu-set-satu, penentuan pemenang dilakukan lewat tie break enam poin di set ketiga.

Di fase penyisihan, semua pasangan bakal saling berhadapan. Empat tim dengan poin terbanyak nantinya melaju ke semifinal untuk memperebutkan juara satu, dua, dan tiga.

"Walaupun rata-rata sudah di atas 55 tahun, semuanya dalam kondisi prima dan siap bertarung. Mereka bahkan berlatih di tempat berbeda dengan pelatih profesional," jelas Lally.

Persiapan mereka serius banget. Ini bukti kalau usia bukan halangan untuk tetap kompetitif. Beberapa peserta disebut-sebut rutin ikut program latihan khusus cuma buat tampil maksimal di lapangan.

Jadi, meski nuansa Ramadhan biasanya santai, semangat sportivitas dan rivalitas di sini tetap terasa. Bakal ada smash keras, reli panjang yang memanfaatkan dinding kaca, sampai strategi lob dan drop shot. Semua itu akan mewarnai pertandingan nanti malam.

Padel sendiri kan gabungan dari tenis dan squash. Olahraga ini butuh kecepatan berpikir dan kerja sama tim yang solid.

Buat para peserta, ajang ini memang jadi ruang untuk menjaga silaturahmi dan jejaring. Tapi begitu pertandingan mulai, persahabatan sejenak disimpan dulu. Yang ada cuma persaingan.

Intinya, Senior Ramadhan League ini membuktikan satu hal: olahraga nggak kenal batas usia. Di lapangan, yang berbicara adalah teknik, fokus, dan seberapa besar determinasi kamu.

Malam ini di Makassar, para senior siap tunjukkan bahwa semangat juang mereka masih menyala. Setajam pukulan yang akan menentukan siapa yang bawa pulang kemenangan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar