Debt Collector Diduga Otak Penusukan Advokat Ditangkap di Semarang

- Rabu, 25 Februari 2026 | 11:20 WIB
Debt Collector Diduga Otak Penusukan Advokat Ditangkap di Semarang

Seorang debt collector atau 'amata elang' akhirnya berhasil diamankan polisi. Dia diduga menjadi otak penusukan terhadap advokat Bastian Sori di kawasan Kelapa Dua, Tangerang. Penangkapan terjadi bukan di lokasi kejadian, melainkan jauh di Semarang, Jawa Tengah.

Kabar penangkapan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Rabu (25/2/2026). Menurutnya, pelaku berinisial JBI diamankan pada Kamis malam sebelumnya, tepatnya pukul 23.50 WIB.

"Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan terduga pelaku penusukan terhadap seorang advokat di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang Selatan," jelas Budi.

Lokasi penangkapannya cukup dramatis. Pelaku diamankan di dalam sebuah bus. Rupanya, dia sedang dalam upaya melarikan diri usai melakukan aksi kejinya.

"Diamankan di bus, pada saat mau melarikan diri," ucap Budi singkat.

Saat ini, JBI sudah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami motif dan detail kasus ini lebih jauh. "Saat ini yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan untuk pendalaman lebih lanjut," beber Budi Hermanto.

Diawali Cekcok soal Tunggakan Mobil

Lantas, bagaimana kronologi sebenarnya? Menurut penuturan polisi, semuanya berawal pada Senin (23/2) sore. Bastian Sori dan istrinya baru saja keluar rumah untuk menjemput anak mereka. Di depan rumah, sudah menunggu tiga orang tak dikenal.

Budi Hermanto memaparkan, terjadi cekcok mulut soal tunggakan cicilan mobil Toyota Fortuner milik korban yang sudah telat dua bulan. Namun, Bastian dan istrinya memilih mengabaikan ketiga orang yang mengaku sebagai debt collector itu.

Nah, sesampainya di gerbang perumahan, Bastian menegur petugas keamanan karena membiarkan orang asing masuk. Kebetulan, mobil yang ditumpangi ketiga pelaku itu menghalangi jalan. Inilah yang memicu konfrontasi kedua.

"Karena pada saat itu mobil yang diduga pelaku menghalangi jalan, korban mendatangi diduga pelaku untuk meminta identitas," jelas Budi.

Suasana pun memanas. Cekcok tak terhindarkan. Dari dalam mobil, istri korban melihat kejadian mengerikan. Suaminya sudah bersimbah darah.

"Pada saat saksi keluar mobil sudah melihat korban sudah bersimbah darah yang keluar dari perutnya yang ditusuk oleh salah satu laki-laki yang mengenakan kemeja kotak warna biru," tutur Budi mendetailkan.

Pelaku dengan kemeja kotak biru itulah yang diduga menusuk Bastian Sori hingga tiga kali. Setelah itu, mereka buru-buru kabur meninggalkan lokasi.

Untuk sementara, penyelidikan kasus ini masih ditangani Satreskrim Polres Tangsel. Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang belum tertangkap. "Untuk pelaku masih diselidiki oleh Polres Tangsel," imbuh Budi Hermanto menutup penjelasannya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar