MURIANETWORK.COM - Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, turut mengomentari kasus misteri kematian Vina yang menjadi perhatian publik beberapa waktu terakhir.
Mahfud mengatakan, berdasar pengetahuannya, konstruksi kasus Vina dulu ada 10 atau 11 orang yang ditetapkan tersangka.
Lalu, dia menerangkan, sebanyak 10 atau 11 orang yang sudah dinyatakan sebagai tersangka diajukan ke pengadilan dan tentu ada berita acaranya.
"Sebanyak delapan orang sudah ditangkap, sedangkan tiga orang lainnya dinyatakan sebagai buronan," ucap Mahfud dalam podcast “Terus Terang Mahfud MD” di YouTube Mahfud MD Official, Rabu (12/06/2024).
"Namun, sesudah tayang film Vina: Sebelum 7 Hari, tiga orang tersangka lainnya yang dinyatakan buron dan diumumkan secara resmi tiba-tiba dinyatakan salah sebut," imbuhnya.
Dia menilai, hal ini bukan sekadar tindakan unprofessional, tapi memang ada permainan hukum. "Beda loh, unprofessional itu mungkin ada orang yang kurang cakap, kurang hati-hati, itu tidak profesional.
Tapi, kalau ada permainan untuk melindungi seseorang atau mendapat bayaran dari seseorang untuk mengaburkan kasus, itu sebenarnya sebuah permainan yang jahat. Nah, saya cenderung ini lebih dari unprofessional," kata Mahfud.
Menko Polhukam periode 2019-2024 itu berpendapat, ini adalah salah satu contoh hukum di Indonesia yang sering dimain-mainkan.
Dia menyebut, dari puluhan ribu kasus hukum di Indonesia, terdapat beberapa penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
Artikel Terkait
Transaksi Mata Uang Lokal Indonesia Tembus USD8,45 Miliar di Awal 2026
KAI Siap Dukung Transisi ke B50, Semua Lokomotif Sudah Terbiasa B40
TNI AL Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan AS, Kirim Kadet ke US Coast Guard
ATR/BPN Terapkan WFH untuk ASN, Jamin Layanan Pertanahan Tetap Optimal