Lansia di Parung Jadi Korban Tabrak Lari Pengendara Motor di Bawah Umur, Keluarga Pilih Damai

- Selasa, 12 Mei 2026 | 16:45 WIB
Lansia di Parung Jadi Korban Tabrak Lari Pengendara Motor di Bawah Umur, Keluarga Pilih Damai

Seorang lansia menjadi korban tabrak lari oleh pengendara motor yang masih di bawah umur di kawasan Parung, Kabupaten Bogor. Peristiwa yang terekam kamera pengawas atau CCTV itu viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, membenarkan kejadian nahas tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kecelakaan terjadi pada Minggu, 10 Mei 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

“Berdasarkan adanya informasi tersebut, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan piket patroli Polsek Parung langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Berdasarkan informasi di lokasi, bahwa benar (kecelakaan) terjadi pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2026 pukul 14.00 WIB dan diketahui korban bernama MW (57),” ujar Maman, Selasa (12/5/2026).

Dalam rekaman yang beredar, tampak dua orang lanjut usia hendak menyeberangi jalan raya di depan sebuah persimpangan. Di lokasi tersebut, terlihat seorang pengatur lalu lintas informal atau yang kerap disebut “pak ogah” sedang mengarahkan kendaraan. Tak berselang lama, sebuah sepeda motor yang dikendarai anak kecil melaju dari arah persimpangan dan menabrak salah satu lansia hingga terjatuh.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke tepi jalan. Dalam rekaman CCTV, pengendara motor sempat menepi dan memarkirkan kendaraannya sebelum akhirnya meninggalkan tempat kejadian.

“Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan piket patroli Polsek Parung mendatangi kediaman korban dan bertemu dengan adik kandungnya. Mengatakan bahwa benar kakaknya mengalami tabrak lari oleh anak-anak ketika hendak menyeberang,” kata Maman.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami retak pada pergelangan kaki. “Untuk korban dibawa ke ahli patah tulang di wilayah Cidokom, Gunung Sindur karena mengalami retak di pergelangan kaki,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak kepolisian telah menemui korban dan keluarganya di kediaman. Menurut Maman, keluarga korban mengaku telah memaafkan perbuatan pengendara motor dan memilih menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. “Keluarga korban sudah memaafkan dan akan diselesaikan secara kekeluargaan, dan pihak orang tua pelaku akan melakukan musyawarah,” pungkas Maman.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar