Trump Akan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahunan di Walter Reed pada 26 Mei

- Selasa, 12 Mei 2026 | 15:45 WIB
Trump Akan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahunan di Walter Reed pada 26 Mei

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan pada 26 Mei mendatang di Walter Reed National Military Medical Center. Pengumuman ini disampaikan oleh Gedung Putih pada Senin, 11 Mei 2026, sebagai bagian dari prosedur rutin untuk memantau kondisi kepala negara yang kini telah berusia 79 tahun.

Dalam pernyataan resminya, Gedung Putih menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut akan mencakup evaluasi medis dan gigi secara menyeluruh. Langkah ini merupakan bagian dari layanan kesehatan pencegahan yang reguler bagi presiden. Selain menjalani serangkaian tes, Trump juga dijadwalkan bertemu dengan anggota militer dan staf rumah sakit sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada negara.

“Pemeriksaan ini akan mencakup evaluasi medis dan gigi tahunan rutin presiden sebagai bagian dari layanan kesehatan pencegahan reguler,” demikian bunyi pernyataan resmi Gedung Putih yang dikutip dari laporan media internasional, Selasa, 12 Mei 2026.

Di usianya yang mendekati 80 tahun, Trump kerap menjadi sorotan terkait kondisi kesehatannya. Beberapa kali, publik menangkap adanya memar di tangan presiden yang tampak saat berada di hadapan umum. Meskipun ada spekulasi bahwa memar tersebut ditutupi dengan riasan, Gedung Putih memberikan penjelasan medis bahwa kondisi itu berkaitan dengan konsumsi aspirin harian serta intensitas jabat tangan yang tinggi sebagai bagian dari aktivitas kepresidenan.

Sementara itu, perhatian juga tertuju pada pembengkakan yang muncul di pergelangan kaki Trump. Dokter kepresidenan menyatakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh insufisiensi vena kronis, yaitu gangguan aliran darah pada pembuluh vena. Kondisi ini dinilai wajar terjadi pada seseorang seusianya, namun tetap memerlukan pemantauan.

Trump tercatat terakhir kali mengunjungi dokter gigi saat melakukan perjalanan akhir pekan ke Florida pada 2 Mei. Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, ia mengungkapkan telah menjalani pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) setelah kunjungan kedua ke rumah sakit. Namun, presiden tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan pemeriksaan atau bagian tubuh yang diperiksa.

Belakangan, Trump mengklarifikasi bahwa pemeriksaan yang dimaksud sebenarnya adalah CT scan, bukan MRI. Ia juga mengaku menyesal telah mengungkapkan informasi tersebut karena justru memicu spekulasi publik yang meluas mengenai kondisi kesehatannya.

Trump akan genap berusia 80 tahun pada Juni mendatang. Saat dilantik pada Januari 2025, ia telah mencatatkan diri sebagai presiden tertua dalam sejarah pelantikan Amerika Serikat. Dengan jadwal pemeriksaan tahunan yang semakin dekat, perhatian publik kembali tertuju pada transparansi kesehatan pemimpin negara adidaya tersebut.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags