Polisi bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial A (24) yang diduga melakukan aksi pembakaran di sejumlah titik di wilayah Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur. Penangkapan ini menjadi angin segar bagi warga yang sebelumnya dilanda keresahan akibat rentetan teror api yang terjadi secara sporadis.
Kanit Reskrim Polsek Matraman AKP Hari Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik aksi pelaku. “Masih kita dalami dan masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya pada Selasa (12/5/2026). Proses penyelidikan yang tengah berjalan ini mencakup pemeriksaan intensif terhadap A untuk mengungkap apa yang mendorongnya melakukan perbuatan tersebut.
Selain pemeriksaan terkait motif, polisi juga berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap terduga pelaku. Rencananya, pemeriksaan psikologis itu akan dilaksanakan di RS Polri Kramat Jati. “Akan kita cek juga secara psikologi atau kejiwaan di RS Polri,” jelas Hari Wibowo, menegaskan bahwa aspek kesehatan mental turut menjadi perhatian dalam proses hukum ini.
Sementara itu, Kapolsek Matraman AKP Suripno menjelaskan kronologi penangkapan yang berlangsung pada Senin (11/5) malam. Terduga pelaku diamankan di kediamannya yang masih berada di wilayah Matraman. “Mengamankan terduga pelaku yang membakar di sejumlah lokasi. Terduga pelaku diamankan di rumahnya,” kata Suripno. Saat itu, warga yang sudah resah ramai-ramai mendatangi rumah terduga, sehingga aparat gabungan segera turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan memastikan kondisi tetap kondusif.
“Saat kejadian, itu kami bersama dengan Satpol PP keseluruhan hadir, dari rekan-rekan RT/RW juga hadir, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) juga ada, kita kompak wilayah Matraman berupaya mengkondusifkan keadaan,” tambah Suripno, menggambarkan sinergi antara aparat dan elemen masyarakat dalam meredam potensi gejolak.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang diduga digunakan A saat beraksi. Kendaraan tersebut diduga dipakai pelaku untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya di wilayah Pisangan Baru guna menjalankan aksinya. Kini, penyidik terus bekerja untuk merangkai seluruh rangkaian peristiwa dan memastikan tidak ada lagi titik gelap dalam kasus yang sempat mengganggu ketenteraman warga ini.
Artikel Terkait
PLIN Fokus Revitalisasi Aset Utama untuk Dongkrak Kinerja pada 2026
PLN Luncurkan Kampanye Green Future Powered Today, Tukar Poin Naik MRT dan Bus Listrik dengan Voucher Listrik
Libur Panjang Akhir Pekan, Ribuan Pengunjung Padati Kebun Binatang Ragunan Sejak Pagi
Kelas Menengah Atas Makin Selektif Belanja Kesehatan di Tengah Tekanan Ekonomi