Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, menyatakan bahwa negaranya siap memberikan pelajaran yang tidak akan terlupakan kepada siapa pun yang melakukan agresi. Pernyataan tegas ini muncul sebagai respons langsung setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menolak proposal terbaru dari Teheran yang bertujuan untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung.
“Angkatan bersenjata kami siap memberikan pelajaran yang tak terlupakan kepada setiap agresi,” tulis Qalibaf dalam unggahan di platform media sosial X, sebagaimana dilansir oleh Anadolu Agency pada Selasa (12/5/2026). Ia menambahkan bahwa setiap strategi yang keliru dan keputusan yang salah pasti akan menghasilkan hasil yang keliru pula. “Seluruh dunia telah memahami hal ini,” tegasnya.
Dalam pernyataan yang sama, Qalibaf juga memperingatkan bahwa Iran terbuka terhadap “semua opsi” dan menyebut bahwa lawan-lawan mereka “akan terkejut.” Peringatan keras ini tidak hanya menekankan kesiapan militer, tetapi juga menunjukkan sikap tidak kenal kompromi dalam menghadapi tekanan eksternal.
Sementara itu, penolakan Trump terhadap tanggapan terbaru Iran dinilai sebagai batu sandungan baru dalam upaya diplomatik yang telah berlangsung. Trump menyebut proposal dari Teheran sebagai sesuatu yang “sama sekali tidak dapat diterima,” tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai poin-poin keberatannya. Ketegangan antara kedua negara pun kembali memanas di tengah ketiadaan titik temu dalam negosiasi.
Artikel Terkait
PLIN Fokus Revitalisasi Aset Utama untuk Dongkrak Kinerja pada 2026
PLN Luncurkan Kampanye Green Future Powered Today, Tukar Poin Naik MRT dan Bus Listrik dengan Voucher Listrik
Libur Panjang Akhir Pekan, Ribuan Pengunjung Padati Kebun Binatang Ragunan Sejak Pagi
Kelas Menengah Atas Makin Selektif Belanja Kesehatan di Tengah Tekanan Ekonomi