Sosok Syarifah pun dikenal dekat dengan masyarakat tanpa membedakan suku, ras, maupun golongan.
Hal tersebut, disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan, H Muhtarom.
Meninggalnya Syarifah Salma binti Hasyim pun menjadi duka mendalam di kalangan masyarakat Pekalongan.
"Semuanya diterima dengan baik dan sangat familier, semoga almarhumah min ahlil khair," katanya, dilansir situs NU.
Sebelumnya, Rais Idarah Syu'biyah Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kota Pekalongan, Habib Hasyim Basyaeban, mengaku kaget atas kabar meninggalnya istri Habib Lutfhi.
Habib Hasyim menerima kabar duka tersebut, melalui platform Aplikasi WhatsApp.
Habib Hasyim mengatakan, berdasarkan kabar terakhir yang diterimanya sebelum wafat, kondisi almarhumah kurang sehat.
"Kabar kepergian Kak Salma panggilan akrab almarhumah sangat mengejutkan dan mengagetkan kita semua, semoga almarhumah min ahlil khair," ucapnya.
Kabar meninggalnya Syarifah Salma juga dibenarkan oleh Al Habib Syarief bin Ahmad Al Hamid.
Khodimul Majelis Dzikir Wat Ta'lim "Fachrul Wujud" Jepara ini, menyampaikan informasi terkait meninggalnya istri Habib Luthfi memang benar.
"Afwan. Kita sesama habib jadi lebih tahu," ucapnya, dikutip dari TribunJateng.com
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Demiane Agustien, Bintang Muda Arsenal Berdarah Indonesia, Buka Peluang Bela Timnas Garuda
BMKG: Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Jabodetabek Sabtu Ini
Program Makan Bergizi Gratis Ciptakan Lebih dari 1 Juta Lapangan Kerja
Menteri UMKM Soroti Banjir Impor Ilegal Sebagai Ancaman Utama Bagi Pelaku Usaha