Kejadian tersebut mengundang reaksi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Bahkan Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Triadi pun menyatakan untuk turun tangan agar kekisruhan yang terjadi bisa selesai.
Namun sebelum Bey turun tangan, Bupati Cianjur Herman Suherman bersama 22 pejabat pembuat petisi islah alias berdamai dengan sekda, di Pendopo Cianjur, Jumat (3/5/2024). Bupati mengakui malu atas kejadian tersebut.
Peristiwa kedua, ada kabar mengejutkan di Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan. Seorang pemuda asal Desa Cidamar bernama Herman nekat memotong kelaminnya sendiri menggunakan gunting.
Diduga, pemuda berusia 24 tahun itu mengalami depresi sehingga melakukan tindakan di luar nalar tersebut.
Kapolsek Cidaun, AKP Munawir mengatakan, Herman melakukan aksi nekatnya itu di depan rumahnya sendiri. Saat itu, warga melihatnya telanjang sambil membawa gunting. Tak lama, Herman pun memotong kelaminnya sendiri hingga putus.
“Kejadiannya kemarin (2/5/2024). Dilakukannya di luar rumah dan dipergoki oleh warga. Kelaminnya itu dipotong menggunakan gunting,” ujar Munawir, Jumat (3/5/2024).
Lalu peristiwa ketiga, kecewa sekaligus malu, itulah yang dirasakan seorang pemuda bernama AK (26), warga Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur.
Pasalnya, ia menikahi seorang wanita yang ternyata merupakan seorang lelaki tulen dan baru terbongkar identitasnya setelah keduanya resmi menikah. Awalnya, AK berkenalan dengan seorang wanita bernama Adinda Khansa melalui media sosial pada 2023 lalu.
Sumber: beritacianjur
Artikel Terkait
Canva Akuisisi Dua Startup untuk Perkuat AI dan Otomatisasi Pemasaran
BMKG Peringatkan Puncak Musim Kemarau Kering dan Risiko Karhutla Meningkat
Anthropic Pertimbangkan Rancang Chip AI Sendiri di Tengah Lonjakan Pendapatan
Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan Vietnam dan Thailand Anjlok Imbas Konflik Timur Tengah