Dana Moneter Internasional (IMF) kembali angkat bicara, dan kali ini peringatannya cukup serius. Mereka bilang, ekonomi dunia bisa-bisa tergelincir ke dalam resesi. Pemicunya? Guncangan harga minyak akibat perang Iran yang dikhawatirkan bakal makin parah.
Buat IMF, resesi global punya definisi khusus: pertumbuhan ekonomi dunia harus anjlok di bawah dua persen. Sepanjang sejarah, kondisi mengerikan ini cuma terjadi empat kali sejak 1980. Dua yang terbaru, kita semua masih ingat: krisis keuangan 2008 dan badai pandemi Covid-19.
"Ada kemungkinan resesi global,"
Begitu bunyi pernyataan tegas IMF dalam laporan World Economic Outlook terbaru mereka, seperti yang dilaporkan Rabu (15/4/2026).
Lembaga itu lalu memaparkan tiga skenario yang mungkin terjadi, semuanya bergantung pada seberapa buruk konflik di Timur Tengah nanti berkembang. Skenario pertama masih relatif ringan. Mereka berasumsi perang cuma berlangsung singkat, dan harga energi cuma naik sekitar 19 persen di tahun 2026. Kalau ini yang terjadi, ekonomi global masih bisa tumbuh 3,1 persen tahun ini. Lumayan lah.
Namun begitu, situasi bisa berubah drastis. Skenario kedua jauh lebih suram. Bayangkan Selat Hormuz ditutup lebih lama, ditambah fasilitas pengeboran dan kilang minyak kena rusak. Gangguan ini bakal lebih dalam dan berlarut-larut. Imbasnya, pertumbuhan global diproyeksikan merosot ke 2,5 persen, sementara inflasi melonjak ke 5,4 persen.
Tapi yang paling mengkhawatirkan tentu skenario terburuk. Di sini, gangguan pasokan energi berlanjut hingga tahun depan. Ekspektasi inflasi jadi liar tak terkendali, kondisi keuangan global pun mengetat dengan tajam. Akibatnya? Pertumbuhan ekonomi dunia bisa terjun bebas ke level dua persen tahun ini dan tahun depan. Parahnya, inflasi diprediksi bakal tembus lebih dari enam persen. Situasi yang benar-benar ingin kita hindari.
Jadi, intinya jelas. Dunia lagi di ujung tanduk, dan nasib ekonomi global sekarang banyak ditentukan oleh gejolak di Timur Tengah.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Peredaran 43 Cartridge Etomidate di Pekanbaru, Satu Pelaku Ditangkap
Bapanas Ancam Cabut Izin Distributor dan Importir Kedelai yang Langgar Harga Acuan
Pemprov DKI Gelar Aksi Serentak Bersihkan Ikan Sapu-sapu yang Berbahaya
Persebaya Krisis Pemain Cedera Jelang Derby Suramadu