Harga Kedelai Merangkak Naik, Bapanas Beri Peringatan Keras ke Importir
Jakarta - Tren kenaikan harga kedelai belakangan ini memicu kekhawatiran. Guna menjaga stabilitas, Badan Pangan Nasional (Bapanas) akhirnya angkat bicara. Mereka mendesak distributor dan importir untuk patuh pada harga acuan pemerintah. Tujuannya jelas: melindungi pengrajin tahu dan tempe dari gejolak harga yang bisa menggerus margin mereka.
I Gusti Ketut Astawa, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, bersuara tegas. Pihaknya sudah mengingatkan para pelaku usaha. "Jangan sampai menaikkan harga melebihi harga acuan," tegasnya. Menurut Ketut, ini bukan sekadar imbauan, melainkan amanat langsung dari pimpinan.
Lalu, berapa sebenarnya harga di pasaran saat ini? Data per 13 April 2026 dari Bapanas, yang merujuk GAKOPTINDO, menunjukkan variasi. Di Jakarta, harganya berkisar Rp10.500 sampai Rp11.000 per kilogram. Rata-rata di Pulau Jawa tercatat Rp10.555 per kg.
Artikel Terkait
Menteri Haji: Persiapan Layanan Haji 2026 Capai 100 Persen
CEO TotalEnergies Usulkan Sistem Tol di Selat Hormuz untuk Jaga Pasokan Global
Wall Street Catat Laba Kuartal I 2026 yang Kuat, CEO Tetap Waspadai Risiko Global
Indonesia-AS Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Jadi Major Defense Partnership