Namun begitu, ia tak hanya mengandalkan teknologi. Ada pesan keras yang disampaikan untuk para pelaku dan penegak hukum. Bila ada yang ketahuan mengambil besi JPO, Pramono mendorong agar aparat bertindak tegas tanpa pandang bulu.
“Kalau kemudian masih ada yang mengambil atau mencuri besi-besi yang ada di JPO, saya akan mendorong untuk diambil tindakan tegas kepada siapa pun itu,”
tegasnya. Alasannya jelas: aksi semacam ini dianggapnya telah mengganggu ketertiban umum. Bukan sekadar masalah kehilangan material, tetapi lebih pada rasa aman dan kenyamanan warga yang menggunakan fasilitas publik.
Jadi, mulai sekarang, para JPO di ibu kota akan memiliki "penjaga" tambahan. Langkah Pramono ini patut diapresiasi, meski efek jera bagi pelaku masih harus ditunggu hasilnya nanti.
Artikel Terkait
CEO TotalEnergies Usulkan Sistem Tol di Selat Hormuz untuk Jaga Pasokan Global
Wall Street Catat Laba Kuartal I 2026 yang Kuat, CEO Tetap Waspadai Risiko Global
Indonesia-AS Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Jadi Major Defense Partnership
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir hingga Akhir April