Di Stadium of Light yang ramai, Minggu malam itu, Sunderland berhasil meraih kemenangan penting. Mereka menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris. Gol tunggal Nordi Mukiele di menit ke-61 menjadi penentu kemenangan The Black Cats.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Kedua tim saling serang, menciptakan alur permainan yang terbuka dan cepat. Namun, Sunderland terlihat lebih tajam dalam memanfaatkan momen. Gol mereka tercipta dari tendangan Mukiele yang membelok setelah menyentuh bek lawan, mengelabui kiper Antonin Kinsky.
Selepas laga, pelatih Regis Le Bris tak menyembunyikan rasa lega dan bangganya. Ia mengakui kemenangan ini didapat dengan perjuangan keras, apalagi setelah jeda kompetisi yang panjang.
“Pertandingan ini sulit dipersiapkan, terutama dengan menghadapi Tottenham yang punya pelatih baru,” ujar Le Bris. “Tapi pemain saya bermain bagus. Mereka bisa beradaptasi, tetap proaktif membaca permainan, dan tetap menjalankan rencana kami.”
“Kami tidak menciptakan banyak peluang, tapi beberapa kesempatan berbahaya berhasil kami dapatkan di depan kotak penalti. Mungkin umpan terakhir belum sempurna, tapi secara keseluruhan, performa tim saya bagus malam ini,” sambung pelatih asal Prancis itu.
Statistik pertandingan menguatkan analisis Le Bris. Sunderland memang tampil dominan. Mereka menguasai bola 54 persen, unggul tipis dari Spurs yang cuma 46 persen. Aliran passing mereka juga lebih rapi, dengan 407 operan sukses berbanding 349 milik tamu.
Menurut Le Bris, kemenangan sering ditentukan oleh detail.
“Ini soal momen-momen krusial. Gol kami datang dari pantulan, ya, tapi yang penting itu masuk,” paparnya. “Detail kecillah yang membuat perbedaan di level kompetisi ini. Saya suka energi tim setelah kami mengalami tiga kekalahan beruntun di kandang. Sangat penting untuk membangun benteng pertahanan kami kembali.”
Di sisi lain, sang pahlawan, Nordi Mukiele, lebih memilih merendah. Baginya, yang terpenting adalah tiga poin, bukan siapa pencetak gol.
“Tidak masalah apakah itu gol saya atau bukan,” tutur Mukiele. “Kami bertahan dengan solid sampai peluit akhir dan meraih tiga poin. Itulah hal terpenting. Mau dicatat sebagai gol saya atau bukan, itu urusan nanti.”
Hasil positif ini mengukuhkan Sunderland di posisi ke-10 klasemen dengan 46 poin. Lebih dari itu, kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren buruk tiga laga kandang tanpa kemenangan. Sebuah suntikan semangat yang tepat waktu bagi tim promosi tersebut.
Artikel Terkait
PDAM Makassar Ungkap Penyebab Krisis Air di Wilayah Utara: Sistem Gravitasi dan Penyedotan Liar
Polisi Ungkap Modus Pindah Isi Elpiji Subsidi ke Tabung Non-Subsidi, 11 Tersangka Ditangkap
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Tim SAR Dikerahkan
Snap PHK 1.000 Karyawan, Efisiensi dan AI Jadi Pemicu