Negosiasi AS-Iran Buntu, Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir

- Minggu, 12 April 2026 | 23:30 WIB
Negosiasi AS-Iran Buntu, Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir

"Ini pemerasan," tegasnya. "Dan para pemimpin negara, khususnya AS, nggak akan mau diperas."

Dia mendesak semua kapal untuk tidak membayar pungutan ilegal itu. Selat Hormuz, dalam pandangannya, adalah perairan internasional yang harus bisa dilalui secara bebas. Kebijakan Iran menaruh ranjau dan berencana memungut biaya, menurut Trump, hanya menimbulkan kecemasan dan merusak reputasi negara itu sendiri.

Nuansa ancaman juga terasa dalam pernyataannya. Trump menyebut Iran sudah "habis", baik dari sisi kepemimpinan maupun kekuatan militernya. Dia memberi sinyal bahwa AS siap bertempur lagi jika diperlukan, untuk "menghabisi sisa-sisa" dari Iran.

Jadi, setelah pembicaraan panjang, kedua negara kembali ke posisi awal yang saling berhadapan. Ambisi nuklir Iran dan kontrol atas Selat Hormuz tetap jadi garis merah yang tak bisa ditembus setidaknya untuk saat ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar