BYD Co, raksasa produsen EV dunia, masih jadi pemain utama. Mereka menyumbang sekitar sepertiga dari total ekspor bulan Maret itu. Dua nama lain yang melengkapi trio teratas adalah Geely Automobile Holdings Ltd dan Chery Automobile Co. Ketiganya jadi andalan dalam gelombang ekspor kali ini.
Namun begitu, ceritanya sangat berbeda di pasar domestik. Di dalam negeri China sendiri, penjualan justru merosot. Total penjualan EV dan hybrid turun 14 persen menjadi 848.000 unit pada Maret. Itu adalah penurunan bulanan ketiga secara berturut-turut tanda yang jelas bahwa konsumen lokal sedang menahan diri.
Bahkan para pemain besar pun terkena imbasnya. Penjualan domestik BYD anjlok lebih dari 40 persen. Tesla Inc di China juga tak luput, mengalami penurunan penjualan sebesar 24 persen. Kontras yang sangat tajam antara kesuksesan di luar dan tantangan di dalam.
Artikel Terkait
NASA Gandeng Swasta Genjot Misi Pendaratan Berawak di Bulan 2028
Gubernur DKI Dukung Penangkapan Ikan Sapu-sapu untuk Lindungi Ekosistem Perairan
AS dan Iran Gelar Pembicaraan Tingkat Tinggi di Islamabad untuk Akhiri Perang Enam Minggu
Dubes Iran Akui Kondisi Selat Hormuz Mirip Masa Perang, Kapal Pertamina Masih Tertahan