Dari situlah keyakinannya muncul. “Jadi aman lah, kita tidak membesarkan defisit kok dengan kenaikan harga minyak.” Bahlil juga menegaskan komitmen pemerintah untuk rakyat kecil. “Untuk rakyat kecil, Perintah Presiden Prabowo apapun harus kita lakukan untuk kita jaga suasana kebatinan mereka,” tuturnya.
Yang membuatnya geleng-geleng, justru ada suara yang mempertanyakan kenapa harga BBM tidak dinaikkan saja. Padahal, menurutnya, APBN masih cukup kuat menahan gejolak pasar.
“Ada orang mempertanyakan kenapa harga BBM tidak naik. Saya kadang bingung juga,” keluhnya dengan nada sedikit heran. “Ini sesama orang pintar begitu. Kalau BBM naik protes, BBM tidak naik protes juga. Ini cocok hidup di alam mana, jadi bingung saya.”
Pernyataan itu seperti menyiratkan, dalam situasi yang pelik ini, pilihan pemerintah dianggapnya sudah yang terbaik. Menjaga stabilitas harga sembari mengandalkan pendapatan negara dari sumber lain.
Artikel Terkait
Jadwal Piala AFF U-17 2026: Australia Hadapi Brunei, Rival Langsung Indonesia
Menkeu Targetkan Skema Cukai Rokok Lokal Beroperasi Paling Lambat Mei 2026
Bupati Tulungagung Tiba di KPK Usai OTT, Langsung Jalani Pemeriksaan
Purbaya: Pemindahan Rp300 Triliun SAL ke Himbara untuk Paksa Tangan Tak Terlihat Pasar