JAKARTA – Rencana pemerintah mendistribusikan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai beragam tanggapan. Menjawab itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan penjelasan. Intinya, kendaraan listrik itu bakal difokuskan untuk menunjang kerja Sentra Pangan dan Pangan Gizi (SPPG) di lokasi-lokasi terpencil.
“Iya akan kita distribusikan nanti untuk operasional seluruh orang yang ada di SPPG,” kata Dadan, Rabu (8/4/2026), di sekitar Istana Kepresidenan Jakarta.
Menurutnya, daerah-daerah dengan medan berat dan akses terbatas jadi prioritas. “Terutama untuk di daerah-daerah yang sulit,” tambahnya.
Di sisi lain, Dadan mengakui adanya kritik dari masyarakat. Namun begitu, dia menegaskan bahwa program MBG memang dirancang untuk menjangkau semua lapisan, bukan cuma wilayah yang mudah dicapai. Logistik di daerah terpencil seringkali jadi kendala utama.
Artikel Terkait
Said Didu Klarifikasi Polemik EO Sarang Korupsi: Targetnya Oknum Pejabat, Bukan Pelaku Profesional
SKK Migas Targetkan Dua Pabrik LPG Baru Beroperasi April Ini
Pemerintah Bentuk Satgas dan Skema Pembelian untuk Berantas Pengeboran Minyak Ilegal
Kemenhub Siapkan Insentif dan Disinsentif untuk Kejar Target Zero Truk ODOL 2027