Namun begitu, untuk jemaah haji khusus, masih ada beberapa yang harus transit. Pemerintah sudah meminta penyelenggara terkait untuk cari solusi, agar ke depannya makin banyak jemaah yang bisa terbang langsung tanpa singgah.
Yang menarik, di tengah gejolak harga BBM global yang meroket, biaya haji justru turun. Pemerintah bersama DPR RI sepakat memotong biaya penyelenggaraan haji tahun depan sebesar Rp2 juta dibanding tahun sebelumnya. Kebijakan ini jelas untuk menjaga keterjangkauan, agar ibadah tetap bisa dijangkau masyarakat.
Memang, biaya operasional terutama transportasi udara meningkat. Tapi komitmen pemerintah untuk menstabilkan biaya tetap kuat. Tujuannya satu: pelayanan optimal tanpa membebani jemaah lebih berat.
Dengan kesiapan yang nyaris sempurna dan jaminan keamanan dari Saudi, pelaksanaan haji 2026 diyakini bakal lancar. Jadi, para calon jemaah bisa lebih fokus mempersiapkan hati dan diri, untuk menjalankan rukun Islam kelima dengan tenang dan khusyuk.
Artikel Terkait
Pemerintah Bentuk Satgas dan Skema Pembelian untuk Berantas Pengeboran Minyak Ilegal
Kemenhub Siapkan Insentif dan Disinsentif untuk Kejar Target Zero Truk ODOL 2027
Pemerintah Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Revitalisasi Tebu dan Perketat Impor Gula
Pemerintah Fokuskan Distribusi Motor Listrik untuk Dukung Program Gizi di Daerah Terpencil