Kepadatan arus penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk sudah jadi persoalan klasik. Setiap libur panjang atau hari raya, antrean kendaraan membludak, membuat perjalanan singkat itu bisa makan waktu berjam-jam. Nah, untuk mengurai kemacetan itu, Kementerian Perhubungan kini serius mendorong percepatan perluasan Pelabuhan Celukan Bawang di Buleleng, Bali Utara.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi tak menampik bahwa kapasitas pelabuhan dan infrastruktur jalan yang ada saat ini sudah kelebihan beban. “Ke depan kita tidak bisa lagi menyatukan seluruh arus kendaraan di satu titik,” tegasnya.
“Perlu ada pelabuhan alternatif agar beban bisa terbagi,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi V DPR RI, Rabu (8/4/2026).
Intinya, semua teluk dan pelabuhan yang potensial harus dimaksimalkan fungsinya. Celukan Bawang, yang saat ini sudah dikelola PT Pelindo dan melayani kapal domestik-internasional, jadi salah satu fokus utama. Rencananya, pelabuhan ini akan dikuatkan dengan penambahan panjang dermaga dan tentu saja peningkatan kapasitas layanannya.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman dan Biaya Turun Rp2 Juta
Pemerintah Jamin Biaya Haji 2026 Tak Naik Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah
Pemerintah Alokasikan Rp1,77 Triliun APBN untuk Tanggung Kenaikan Biaya Haji Akibat Lonjakan Avtur
Presiden Prabowo Tegaskan Kunjungan Luar Negeri untuk Jamin Pasokan Minyak