Tak cuma itu. Menurutnya, selama masa dua pekan gencatan senjata berlaku, akses pelayaran melalui Selat Hormuz bisa dibuka kembali. Tentu saja, dengan beberapa catatan.
Di sisi lain, langkah Iran ini ternyata bukan tanpa alasan. Mereka disebut merespons permintaan dari Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang mendorong jalan diplomatik. Upaya damai jadi prioritas.
Teheran juga dikabarkan sedang mempertimbangkan tawaran AS untuk bernegosiasi. Proposal 15 poin dari Washington jadi bahan pertimbangan. Menariknya, pernyataan Trump yang menerima kerangka umum proposal 10 poin Iran juga turut dicermati. Semuanya kini bergantung pada meja perundingan.
Artikel Terkait
Sekjen PBB Sambut Gencatan Senjata Dua Minggu AS-Iran
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Australia Perebutkan Puncak Klasemen Grup B Piala AFF 2026
China dan Rusia Veto Resolusi PBB Soal Keamanan Selat Hormuz, Sebut Bias terhadap Iran
Kemnaker Beri Insentif bagi Perusahaan yang Fasilitasi Sertifikasi Peserta Magang