Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta kembali menekankan peran krusial warga dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Tanpa keterlibatan masyarakat, upaya penanganan dinilai akan sulit berjalan optimal.
Menurut Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia, masyarakat harus berani bersuara. "Kalau ada yang tahu atau bahkan alami kejadian serupa, jangan ragu untuk lapor," ujarnya.
Ia membeberkan sejumlah saluran pengaduan. Warga bisa menghubungi hotline PPA di 0852-1786-6445, atau nomor 0813-176-176-22. Layanan Jakarta Siaga 112 juga bisa menjadi alternatif.
Yang penting, semua layanan ini gratis dan tersedia 24 jam. Artinya, bantuan bisa didapat kapan saja, tak peduli siang atau malam.
Peringatan ini muncul bukan tanpa sebab. Baru-baru ini, seorang penumpang taksi online berinisial SKD (20) menjadi korban dugaan pelecehan seksual. Kejadiannya di sekitar Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat, pada pertengahan Maret 2026 lalu.
Dari informasi yang beredar, pelaku berinisial WAH (39) diduga memanfaatkan situasi selama perjalanan. Komunikasi yang awalnya biasa saja, pelan-pelan berubah membuat korban merasa tidak nyaman, bahkan terancam, hingga akhirnya terjadi dugaan pelecehan di dalam mobil.
Lalu, bagaimana kondisi korban sekarang?
Artikel Terkait
Pertamina Siapkan Strategi Lima Pilar Hadapi Gejolak Energi Global 2026
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Ginandjar Kartasasmita: Kunci Pulihkan Rupiah Bukan Cetak Uang, Tapi Kepercayaan
BRI dan Pegadaian Luncurkan Fitur Cicil Emas Mulai 0,5 Gram di BRImo