Dia tak ingin ada pihak yang merasa dianaktirikan. Dukungan pemerintah, menurutnya, harus menyeluruh. Bukan cuma untuk si pembuat lagu, tapi juga untuk seluruh ekosistem yang hidup di dalamnya. Penyanyi, pekerja kreatif di belakang panggung, sampai para promotor konser semuanya berhak dapat perlindungan yang seimbang. Industri musik kan seperti rantai, setiap mata rantainya penting.
Untuk itu, Kementerian HAM akan mengkaji RUU Hak Cipta secara menyeluruh. Analisis mendalam akan dilakukan sebelum menyampaikan posisi resmi mereka. Pigai berjanji akan mengawal proses ini.
Harapannya jelas. RUU ini nantinya bisa jadi solusi konkret mengatasi persoalan lama yang kerap dikeluhkan para kreator. Terutama soal hak ekonomi dan jaminan kesejahteraan yang berkelanjutan. Agar mereka tak hanya terkenal, tapi juga bisa hidup layak dari setiap not yang mereka ciptakan.
Artikel Terkait
Mees Hilgers Jadi Incaran PSV, Bek Indonesia Berpeluang Tampil di Liga Champions
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026
Forum EO Tantang Debat Terbuka Usai Said Didu Sebut Anggaran Acara Pemerintah Capai Rp50 Triliun
Buronan Bandar Narkoba The Doctor Ditangkap di Malaysia, Terkait Jaringan Ko Erwin