Iran Klaim Gagalkan Misi Penyelamatan AS, Washington Sebut Pilot F-15E Berhasil Dievakuasi

- Minggu, 05 April 2026 | 19:50 WIB
Iran Klaim Gagalkan Misi Penyelamatan AS, Washington Sebut Pilot F-15E Berhasil Dievakuasi

Seorang pejabat AS yang berbicara kepada The New York Times mengungkapkan bahwa kopilot dari F-15E yang jatuh itu justru telah berhasil dievakuasi. Saat ini, sang kopilot dikabarkan sudah berada di Kuwait untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.

Presiden Donald Trump sendiri tampak bersemangat menceritakan keberhasilan ini. Ia menyebut operasi tersebut sebagai salah satu yang paling berani dalam sejarah militer AS.

"Pilot kami selamat," kata Trump, menambahkan bahwa meski terluka, kondisi pria itu sekarang sudah stabil.

Operasi besar-besaran itu digambarkan sangat rumit. Berlangsung selama dua hari penuh, melibatkan ratusan personel pasukan khusus dan puluhan pesawat. Mereka juga memanfaatkan aset pengintaian dari luar angkasa dan dunia siber. Sang pilot, setelah melontarkan diri dari kokpit, sempat bersembunyi di celah-celah gunung. Awalnya, keberadaannya tak terdeteksi oleh siapa pun. Tapi berkat alat pelacak dan radio yang dibawanya, tim penyelamat akhirnya bisa menemukannya.

Menurut laporan, pria yang berhasil diselamatkan itu adalah seorang petugas sistem senjata.

Jadi, di satu sisi ada klaim kemenangan dan penghancuran dari Iran. Di sisi lain, ada kisah heroik penyelamatan dari Amerika. Dua narasi yang saling bertubrukan, meninggalkan publik bertanya-tanya mana versi yang lebih mendekati kebenaran sebenarnya di lapangan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar