Keunggulan itu memaksa Persija bertahan lebih dalam. Mereka seperti membangun benteng, mengandalkan serangan balik untuk sekadar bernapas. Bhayangkara terus mengepung, dan tekanan itu akhirnya membuahkan hasil di menit-menit akhir.
Dendy Sulistyawan, yang baru masuk, menjadi penyelamat dengan eksekusi tendangan bebas yang sempurna di menit ke-86. 2-2! Stadion meledak.
Gol penyama kedudukan itu seperti suntikan adrenalin bagi Bhayangkara. Mereka terus mendesak, mencari gol kemenangan. Dan di penghujung waktu tambahan, mimpi itu terwujud.
Moussa Sidibe sekali lagi menjadi pahlawan. Lepas dari kawalan, ia melepaskan tendangan melengkung spektakuler yang tak bisa lagi dijangkau kiper Cyrus Margono. 3-2! Sorak-sorai penonton memenuhi udara Bandar Lampung, mengiringi peluit panjang wasit yang menandakan akhir dari sebuah pertarungan sengit penuh drama.
Susunan Pemain:
Bhayangkara FC (4-3-3): Aqil Savik (GK); Putu Gede, Leo, Nehar Sadiki, Frengky Missa (Firza Andika 54'); Wahyu Subo Seto (Dendy Sulistyawan 73'), Moises (Sani Rizki Fauzi 73'), Teuku Ichsan (Sho Yamamoto 64'); Moussa Sidibe, Cedric Henry, Privat Mbarga.
Pelatih: Paul Munster.
Persija Jakarta (5-3-2): Cyrus Margono (GK); Rizky Ridho, Paulo Ricardo, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Thales (Bruno Tubarao 61'); Allano, Jean Mota (Van Basty Sousa 54'), Fabio Calonego; Rayhan Hannan, Gustavo Almeida (Eksel Runtukahu 54').
Pelatih: Mauricio Souza.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Akui Validasi Pengaduan JAKI Pakai Foto AI, Kelurahan Ditegur
Ekspor Tempe Senilai Rp2,1 Miliar ke Chile Jadi Pintu Masuk Pasar Amerika Latin
Iran Klaim Tembak Jatuh Helikopter dan Pesawat AS, Washington Bantah
Ahli Serukan Penggunaan BBM Bijak sebagai Tanggapan Krisis Geopolitik dan Iklim