Fuad pun menjalani semua adegan satu per satu. Mulai dari pengamatan, lalu pertengkaran sengit dengan korban, dan berakhir dengan pembunuhan.
Di sisi lain, penyidik juga melibatkan dua saksi pengganti. Mereka adalah orang yang pertama kali menemukan jasad korban. Kehadiran mereka penting untuk memastikan kecocokan antara keterangan dan kondisi sebenarnya di TKP.
Hasilnya? Selama rekonstruksi berjalan, tidak ditemukan fakta baru yang mengejutkan. Semua adegan konsisten dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.
Korban sendiri ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Jasad Dwintha bersimbah darah di kontrakannya di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Itu terjadi Sabtu 21 Maret sekitar pukul 04.30 WIB.
Sebelumnya, ibu korban berinisial B sudah mendatangi lokasi itu lebih dulu, sekitar pukul 03.00 WIB. Tak disangka, yang ditemukan adalah anaknya sendiri dalam kondisi tak bernyawa.
Artikel Terkait
ATR/BPN Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Pengukuran Tanah
Konflik Timur Tengah Paksa Industri Plastik Nasional Hitung Ulang Biaya Produksi
Industri Plastik Waspadai Rantai Pasok Membengkak Imbas Diversifikasi Bahan Baku
Mentan Siapkan Lima Strategi Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino 2026