Kata Rini, meningkatnya kasus DBD pada awal 2024 ini, karena terjadi musim hujan.
"Juga soal kebersihan lingkungan masyarakat. Banyak wadah penampung air yang muncul jentik, kemudian kurangnya kesadaran dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di tempat penampungan air warga, di bak mandi," imbuhnya
Dari hasil survei yang dilakukan pihaknya, dari 100 rumah warga, 60 persennya ada jentik nyamuk di bak mandi.
"Kalau ada jentik artinya bak mandi itu sudah seminggu tidak dibersihkan. Masyarakat harus melakukan pembersihan bak mandi setiap minggu, jika hanya sebulan sekali tidak bisa menghilangkan jentik," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: mediajambinews.com
Artikel Terkait
Pemilik Kendaraan di Jakarta Bisa Ajukan Potongan Pajak Hingga 50 Persen
Waspada, Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Kementerian HAM Buka 500 Formasi PPPK, Pendaftaran Dimulai Awal Januari
Kemacetan dan Infrastruktur yang Tersendat Ancam Pesona Bali di Mata Wisatawan