YANGON Setelah lima tahun memegang kendali negara, Jenderal Min Aung Hlaing akhirnya resmi menduduki kursi kepresidenan Myanmar. Peristiwa bersejarah ini terjadi Jumat (3/4/2026) di parlemen, di mana pria berusia 69 tahun itu berhasil mengumpulkan suara mayoritas. Dengan demikian, dia kini tercatat sebagai presiden ke-11 negara itu.
Siaran stasiun televisi pemerintah MRTV mengonfirmasi berita tersebut. Menurut laporan mereka, lebih dari setengah anggota Union Parlemen di Naypyidaw memberikan dukungan untuk Min.
“Dari 584 legislator yang hadir, Min Aung Hlaing memperoleh 429 suara,” demikian bunyi siaran itu.
Perlu diingat, parlemen Myanmar bersifat bikameral dengan total 664 kursi. Terdiri dari 440 kursi di majelis rendah dan 224 di majelis tinggi.
Jalan Min ke istana kepresidenan tentu saja berliku. Dia sebelumnya adalah panglima tertinggi Tatmadaw, posisi yang dipegangnya sejak 2011. Baru pada Maret 2026 lalu dia mundur dari jabatan militer itu langkah yang jelas-jelas untuk membuka jalan pencalonannya sebagai presiden.
Artikel Terkait
Lima Oknum TNI Hadapi Proses Hukum Internal Terkait Pengeroyokan di Kafe Toraja
Tips Hindari Kekacauan Saat Libur Panjang Akhir Pekan
Harga Cabai Anjlom, Bawang Merah dan Ayam Naik Tipis Menurut BI
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram