JAKARTA – Ada kabar baik buat ibu-ibu dan para pedagang di pasar. Menjelang akhir pekan kemarin, sejumlah harga bahan pokok justru menunjukkan tren melandai. Data terbaru dari Bank Indonesia, Sabtu (4/4/2026), mencatat penurunan yang cukup signifikan untuk beberapa komoditas utama.
Yang paling mencolok adalah harga cabai. Cabai rawit hijau, misalnya, anjlok cukup dalam, turun hampir 27 persen ke level Rp44.400 per kilogram. Cabai merah keriting juga ikut merosot lebih dari 16 persen. Sementara itu, daging sapi kualitas I sedikit meringankan beban belanja, turun 1,78 persen menjadi Rp146.550 per kg.
Di sisi lain, tak semua komoditas bernasib sama. Harga bawang merah justru naik 3,36 persen. Begitu pula dengan daging ayam ras segar dan minyak goreng, baik curah maupun kemasan, yang harganya merangkak naik tipis-tipis.
Untuk beras, situasinya beragam. Ada yang turun, ada yang naik, dan ada yang bertahan di posisi stabil. Beras kualitas super I dan II, contohnya, sama-sama turun sekitar 2 persen. Namun, beras kualitas bawah II justru mengalami kenaikan lebih dari 4 persen.
Lalu bagaimana dengan telur? Kabarnya, harga telur ayam ras segar justru turun hampir 4 persen, menjadi Rp32.300 per kilogram. Ini tentu bisa jadi angin segar.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga ini tampaknya wajar terjadi di pasar. Meski ada kenaikan di beberapa sisi, penurunan harga cabai dan daging sapi mungkin bisa sedikit meredam keluhan. Pantauan Bank Indonesia ini setidaknya memberi gambaran kondisi terkini sebelum masyarakat memutuskan untuk berbelanja.
Artikel Terkait
MUI: Pembelian Hewan Kurban Presiden Pakai APBN Sah Secara Syariat
Beban Subsidi Energi Tembus Rp313 Triliun, Pemerintah Dorong Konversi ke Gas Bumi
KBRI Roma Bagikan Bingkisan Daging Kurban Perdana ke 170 Jamaah Iduladha
Konversi LPG ke CNG Berpotensi Hemat Devisa Hingga USD6 Miliar, Namun Infrastruktur dan Biaya Jadi Tantangan