Min Aung Hlaing Resmi Dilantik sebagai Presiden Myanmar Setelah Lima Tahun Berkuasa

- Sabtu, 04 April 2026 | 11:15 WIB
Min Aung Hlaing Resmi Dilantik sebagai Presiden Myanmar Setelah Lima Tahun Berkuasa

Posisinya sebagai panglima pun langsung diisi. Ye Win Oo, mantan kepala intelijen, sudah mengambil alih peran tersebut sejak awal pekan ini.

Namun begitu, kenyataannya Min sudah menjadi penguasa de facto Myanmar jauh sebelum pemilihan parlemen ini. Semuanya berawal dari kudeta militer 2021 yang dipimpinnya, yang menggulingkan pemerintahan sipil pimpinan Aung San Suu Kyi. Kudeta itu bukan cuma membubarkan partai Liga Nasional untuk Demokrasi, tapi juga memicu konflik bersenjata yang hingga kini masih menyala-nyala, memecah belah negara.

Setelah lima tahun penuh gejolak, Min kemudian mengawasi proses pemilu tiga tahap. Dimulai akhir Desember 2025, pemilu itu akhirnya dimenangkan oleh kubu pro-militer, terutama Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan. Parlemen bentukan baru itu sendiri baru menggelar sidang perdananya pada pertengahan Maret lalu.

Di sisi lain, kepemimpinan Min selama ini tak lepas dari sorotan dunia. Myanmar kerap dikutuk keras oleh komunitas internasional, terutama terkait persoalan minoritas Rohingya. Kampanye militer brutal di tahun 2017 silam masih membekas dalam ingatan. Operasi itu memaksa lebih dari satu juta warga Muslim Rohingya meninggalkan rumah mereka, mengungsi ke Bangladesh untuk menyelamatkan nyawa.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar