"Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan engab di sekitar gelonteng,"
ujar Nurma menjelaskan.
Akibatnya, empat pekerja yang tercebur itu tewas di tempat. Mereka diduga kuat keracunan gas yang mematikan dari dalam tangki. Tiga orang lain yang ikut menolong juga mengalami sesak napas, terkena imbas hawa panas dan bau menyengat tadi.
Korban meninggal diidentifikasi sebagai YN (32), M (62), TS (63), dan MF (19). Usia mereka beragam, dari yang masih belia 19 tahun hingga yang sudah sepuh 63 tahun. Mereka sempat dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 10 pagi.
Sementara itu, para korban yang selamat masih mendapatkan perawatan intensif.
"Saat ini korban meninggal dunia dan sesak napas berada di RS Fatmawati untuk mendapatkan penanganan dokter,"
tutup Kapolsek.
Insiden ini menyisakan duka dan pertanyaan besar soal prosedur keselamatan kerja di lapangan. Sebuah pekerjaan rutin yang berubah jadi malapetaka dalam sekejap.
Artikel Terkait
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram
Justin Hubner Terancam Izin Kerja di Belanda Meski Berstatus Homegrown di Inggris
Min Aung Hlaing Resmi Dilantik sebagai Presiden Myanmar Setelah Lima Tahun Berkuasa
Iran Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran, Hantam Israel dari Negev hingga Tel Aviv