JAKARTA – Ada yang janggal dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS. Begitulah kesan yang muncul dari Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD). Mereka heran, kenapa Polda Metro Jaya tiba-tiba melimpahkan berkas perkara yang sedang dalam tahap penyidikan itu ke Puspom TNI.
Rasa keanehan itu diungkapkan Muhamad Isnur dari YLBHI, yang mewakili TAUD. Ia berbicara usai rapat dengan Komisi III DPR di Senayan, Selasa lalu.
“Ini kan lagi diungkap penyidik, belum selesai. Eh, tiba-tiba diambil alih, bahkan katanya sudah diserahkan. Bagi kami, ini keanehan yang luar biasa. Ya, aneh banget,” ujar Isnur.
Ia punya pertanyaan besar soal komunikasi di balik keputusan itu.
“Kami kaget mendengar kabar pelimpahan ini. Menurut kami, langkah ini keliru,” tegasnya.
Artikel Terkait
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK
KPK Perpanjang Penahanan Mantan Menag Yaqut 40 Hari
Gus Ipul: 625 Ribu Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Kembali Diaktifkan