Namun begitu, keadaan IS sedang tidak baik-baik saja. Kini dia harus menjalani pengobatan batu ginjal secara rutin. Kondisi kesehatan yang menurun itu, diakuinya, membuatnya kesulitan menyelesaikan sisa utang tersebut.
“Utang saya total Rp10 juta, sudah dibayar separuh, tinggal Rp5 juta. Kondisi saya lagi rawat jalan, jadi kesulitan untuk melunasinya,” jelas IS.
Di sisi lain, pihak kepolisian masih menutup rapat perkembangan kasus ini. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Serpong Kompol Suhardono hanya memberikan jawaban singkat.
“Coba dicek dulu,” katanya, tanpa elaborasi lebih lanjut.
Sementara korban menunggu proses hukum, suasana di kantor mereka pun dikabarkan mulai tegang. Rekan-rekan sekerja dibuat heboh dengan insiden yang mestinya tak terjadi di lingkungan birokrasi.
Artikel Terkait
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK
KPK Perpanjang Penahanan Mantan Menag Yaqut 40 Hari
Gus Ipul: 625 Ribu Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Kembali Diaktifkan