Seorang ASN di Tangerang Selatan harus berurusan dengan polisi setelah mengaku dianiaya oleh atasannya sendiri. Konflik yang memanas ini, menurut pengakuannya, berakar dari urusan utang-piutang yang belum tuntas.
Korban, seorang pegawai PPPK di Dispora Tangsel berinisial IS (45), kini harus menanggung lebam di sekitar mata kirinya. Dia mengaku mendapat pukulan dari atasannya, AS, yang tak lain adalah Kepala Seksi Bidang Sarana-Prasarana di tempat mereka sama-sama bekerja.
“Saya sudah lapor, sudah visum juga. Saya juga sudah dipanggil ke Polsek untuk diminta keterangan lanjutan,” ujar IS ketika ditemui di rumahnya di Cilenggang, Serpong, Selasa lalu.
Suaranya terdengar lelah. Bukan cuma sekali, katanya, tindakan kekerasan itu dia alami. Sejak Oktober tahun lalu, dia sudah beberapa kali merasakan perlakuan kasar dari sang atasan. Tapi kejadian tanggal 4 Februari kemarin yang paling parah.
“Yang terakhir itu tanggal 4 Februari, sekitar jam 11, dia datang ke rumah, terus langsung nendang dan mukul, kena mata saya,” tuturnya. Rupanya, pelaku mendatangi kediaman IS dan serangan pun terjadi begitu saja.
Lantas, apa pemicu semua ini? IS bercerita, semuanya berawal dari pinjaman uang senilai Rp10 juta di tahun 2024. Dia mengaku sudah melunasi separuhnya, tapi masih tersisa hutang Rp5 juta yang belum dibayar.
Artikel Terkait
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK
KPK Perpanjang Penahanan Mantan Menag Yaqut 40 Hari
Gus Ipul: 625 Ribu Peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Kembali Diaktifkan