"Kami telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, termasuk Panglima TNI," ungkapnya. Tujuannya, untuk mempercepat pemulangan dan memberikan yang terbaik bagi ketiga prajurit yang gugur.
"Sekaligus memberikan briefing kepada seluruh pasukan yang masih bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan," sambungnya.
Menurut informasi, insiden bermula pada Minggu. Praka Farizal Rhomadon gugur lebih dulu akibat serangan artileri tidak langsung di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan. Kawasan itu memang sedang memanas.
Eskalasi konflik antara Israel dan kelompok bersenjata setempat memicu situasi berbahaya. Lalu, pada Senin, kabar duka bertambah. Kementerian Pertahanan mengonfirmasi dua personel Indonesia lainnya juga gugur, seiring meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka Penuh Meski Ada Kebijakan Penghematan Energi
Herdman Soroti Minim Kreativitas, Nantikan Miliano dan Marselino
Puspom TNI Ajukan Permintaan Resmi untuk Periksa Andrie Yunus di Bawah LPSK
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Proyeksi Surplus Solar dengan B50