Rapat Komisi III DPR, Senin lalu, akhirnya memutuskan nama Adies Kadir. Wakil Ketua DPR itu ditunjuk sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR, menggantikan Arief Hidayat yang masa jabatannya hampir berakhir. Rapat yang dipimpin Habiburokhman itu berjalan lancar. Setelah mendengar pemaparan Adies dan pandangan dari tiap fraksi, anggota komisi pun menyepakatinya. Keputusan ini tinggal menunggu pengesahan di rapat paripurna.
Namun begitu, di balik penunjukan itu, ada perasaan lain yang menggelayuti Adies Kadir. Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu justru mengaku agak sedih.
"Terima kasih pimpinan karena seluruhnya sudah ditutup maka saya sebagai pribadi ingin ucapkan terima kasih kepada pimpinan dan para anggota Komisi III yang mulia," ujarnya usai rapat.
"Sebetulnya ini membuat saya agak sedih karena Komisi III ini sudah seperti rumah kedua saya."
Rupanya, ikatan emosionalnya dengan komisi itu sangat kuat. Adies sudah tiga periode berturut-turut duduk di Komisi III, yang membidangi urusan hukum dan HAM. Sejak pertama kali masuk DPR pada 2014, ia tak pernah berpindah-pindah. Bagi dia, suasana di sana sudah seperti keluarga sendiri.
Artikel Terkait
Tiga Rafale Pertama Mendarat di Pekanbaru, Siap Mengudara
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
20 Korban Longsor Cisarua Telah Dikenali, Pencarian Diperluas untuk Puluhan Lainnya
Camat Medan Maimun Dicopot, Kartu Dinas Dihabiskan untuk Judol Rp 1,2 M