Pemprov DKI Buka Program Padat Karya 2026, Prioritas Warga Pengangguran Usia Produktif

- Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB
Pemprov DKI Buka Program Padat Karya 2026, Prioritas Warga Pengangguran Usia Produktif

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan program padat karya yang dirancang untuk memberdayakan warga yang belum memiliki pekerjaan, meskipun sejumlah persyaratan ketat harus dipenuhi oleh calon peserta. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang kian dirasakan masyarakat di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa keputusan membuka kesempatan kerja padat karya merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak ekonomi yang meluas. “Untuk mengantisipasi terhadap tekanan ekonomi yang ada, Pemerintah DKI Jakarta memutuskan membuka kesempatan kerja padat karya bagi warga Jakarta,” ujarnya.

Program ini memprioritaskan warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta dan termasuk dalam kelompok masyarakat desil satu hingga lima. Selain itu, calon peserta harus berada dalam usia produktif, yakni antara 18 hingga 59 tahun, belum memiliki pekerjaan saat mendaftar, serta sehat jasmani dan rohani. Ketentuan ini menjadi filter awal untuk memastikan sasaran program tepat pada kelompok yang paling membutuhkan.

Pelaksanaan program akan dijalankan melalui berbagai kegiatan perawatan, penataan, dan pemeliharaan lingkungan kota yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta. Rekrutmen peserta direncanakan berlangsung secara bertahap sepanjang tahun 2026. Pramono menegaskan bahwa peserta program tidak akan diangkat menjadi pegawai Pemprov DKI Jakarta maupun Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Sebaliknya, mereka akan bekerja melalui pihak ketiga atau pelaksana yang ditunjuk untuk menjalankan masing-masing kegiatan.

Sementara itu, terdapat empat perangkat daerah yang siap membuka kesempatan kerja melalui skema ini, yaitu Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Sumber Daya Air, serta Dinas Lingkungan Hidup. Melalui program tersebut, Pemprov DKI berharap masyarakat dapat memperoleh sumber penghasilan sementara sekaligus terlibat aktif dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kualitas lingkungan Jakarta.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar