Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah, memaksa puluhan pasien dan pengunjung Rumah Sakit Samaritan untuk segera meninggalkan gedung. Mereka dievakuasi ke area parkir dan halaman rumah sakit sebagai langkah antisipasi terhadap risiko bangunan runtuh.
Seorang warga bernama Salam yang berada di lokasi kejadian menuturkan bahwa kepanikan sempat melanda saat gempa terjadi. "Iya, penjaga dan pasien panik, tadi sementara di dalam gempa, terus dibantu sama petugas rumah sakit yang evakuasi keluar," ujarnya.
Menurut Salam, guncangan yang terasa cukup kuat membuat pasien, keluarga pasien, hingga tenaga kesehatan bergegas keluar. Petugas rumah sakit pun langsung bergerak untuk memandu proses evakuasi agar berlangsung cepat dan tertib.
"Sementara itu, pasien dievakuasi di tempat parkir. Petugas RS Samaritan tadi meminta seluruh pasien untuk tidak panik dan mencari tempat aman di luar gedung rumah sakit," jelasnya.
Dari video yang beredar, terlihat puluhan pasien berkumpul di halaman RS Samaritan Palu. Sejumlah petugas keamanan tampak sibuk membantu pasien yang menggunakan kursi roda untuk keluar dari gedung. Seluruh pasien yang masih mampu berjalan langsung meninggalkan ruangan masing-masing, sementara keluarga pasien turut serta dalam proses evakuasi menuju area terbuka.
Artikel Terkait
1.780 Angkot di Kota Bogor Berusia di Atas 20 Tahun, Segera Ditertibkan
Polisi Tetap Kawal Aksi Demonstrasi di Depan DPR Meski Diguyur Hujan
Kiper Veteran Tanjung Verde Vozinha Jadi Bintang Usai Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
Polri Gagalkan Pengiriman 5,8 Kg Ganja dari Padang ke Banyuwangi, Tiga Tersangka Ditangkap