Di tengah langkah penghematan energi yang diambil pemerintah, ada satu sektor yang tak akan disentuh: pendidikan. Kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap akan berjalan seperti biasa, secara tatap muka. Hal ini ditegaskan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Selasa lalu.
"Sektor pendidikan tetap melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, yaitu luring secara normal seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah, 5 hari dalam seminggu," jelas Airlangga.
Jadi, orang tua tak perlu khawatir. Anak-anak masih akan pergi ke sekolah setiap hari, Senin sampai Jumat. Bahkan, kegiatan di luar kelas seperti olahraga prestasi dan ekstrakurikuler juga tidak dibatasi. Semua berjalan normal.
Namun begitu, ada penyesuaian untuk level perguruan tinggi. Khusus bagi mahasiswa yang sudah berada di semester empat ke atas, aktivitas perkuliahan akan menyesuaikan dengan aturan terbaru. Nantinya, detail teknisnya akan diatur lewat Surat Edaran dari Mendiktisaintek.
"Untuk pendidikan tinggi semester 4 ke atas menyesuaikan dengan surat edaran dari Mendiktisaintek," ujar Airlangga.
Kebijakan ini muncul bersamaan dengan langkah pemerintah menerapkan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara setiap hari Jumat. Skema WFH ini rencananya baru dimulai bulan depan, April 2026, dan akan dievaluasi rutin setiap dua bulan sekali.
Jadi, sementara para ASN mulai bekerja dari rumah di akhir pekan, suasana di sekolah-sekolah dari SD sampai SMA dipastikan tetap ramai dan beraktivitas penuh.
Artikel Terkait
Razman Sebut Isu Ijazah Palsu Jokowi Dirancang untuk Melemahkan Dukungan Rakyat
Reformasi Ekspor Komoditas Dinilai Perkuat Likuiditas Valas, Namun Perbankan Waspadai Risiko Eksekusi
Crystal Palace Juara Conference League, Taklukkan Rayo Vallecano 1-0 di Leipzig
BMKG: 17 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Ringan, Waspada Hujan Sedang di Medan, Palangka Raya, dan Nabire