Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, ngasih sinyal tegas ke Pemerintah Provinsi Papua. Intinya, sinergi dengan pusat itu wajib hukumnya. Apalagi demi mendukung Asta Cita program andalan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Menurut dia, ini bukan sekadar wacana. Tapi langkah konkret buat ngebangun fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Pernyataan itu muncul pas Ribka ikut Musrenbang RKPD dan Otsus Provinsi Papua Tahun 2027. Acaranya digelar virtual dari Jakarta, hari ini. Lumayan panjang juga judulnya, ya? Tapi begitulah birokrasi.
“Semua visi yang disampaikan oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden harus jadi program yang terintegrasi. Sampai ke pelosok Indonesia,” kata Ribka dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2026).
Nah, soal Asta Cita ini, Ribka jelasin panjang lebar. Katanya, program-program di dalamnya dirancang buat ngebut pencapaian Indonesia Emas 2045. Dia ngutip prediksi para ahli: pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal lompat jauh. Bahkan, berpotensi jadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Gimana caranya? Salah satunya dengan jaga inflasi dan harga bahan pokok. Pemerintah, kata dia, udah rutin koordinasi lintas kementerian buat ngontrol itu semua.
“Bapak Mendagri melakukan beberapa program untuk mengukur tingkat inflasi, kemudian kemiskinan, IPM, dan seterusnya. Ini bagaimana pemerintah menjaga ini akan mengantar sampai dengan kita mencapai sasaran kita,” ujarnya.
Di sisi lain, urusan sumber daya manusia juga nggak ketinggalan. Peningkatan kapasitas SDM terus digenjot lewat program prioritas. Misalnya, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda. Harapannya, program-program ini bisa cetak generasi unggul yang siap bersaing di level global. Nggak cuma di dalam negeri, tapi juga di kancah internasional.
“Sekolah Garuda ini juga saya lihat Bapak Presiden sudah mencanangkan itu untuk bagaimana kita mempersiapkan SDM kita yang terbaik. Kualitas anak-anak bangsa akan dikirim juga pada universitas di luar negeri,” tutur Ribka.
Ribka berharap Pemprov Papua bisa mengoptimalkan semua program prioritas nasional itu. Biar dampaknya kerasa langsung buat masyarakat. Bukan cuma di atas kertas.
“Harapan kami teman-teman di Papua, khususnya Pemerintah Provinsi Papua dapat memaksimalkan semua potensi SDM dan semua potensi yang lainnya. Untuk meningkatkan semua kesejahteraan, untuk kita mewujudkan Papua yang lebih cerah,” tutupnya.
Artikel Terkait
Menteri HAM Bentuk Tim Asesor untuk Seleksi Aktivis HAM di Bawah Komnas
Kakek 103 Tahun Asal Bantul Akan Jadi Calon Jemaah Haji Tertua pada 2026
TikTok GO dan Tokopedia Perkuat Ekosistem Kreatif, Pemerintah Dorong Ekonomi Digital Berbasis Konten
Polisi Dalami SOP Perekrutan Pengemudi Taksi Online Buntut Kecelakaan di Bekasi