Hamilton Akhirnya Menang Bersama Ferrari, Taklukkan GP Catalunya 2026

- Senin, 15 Juni 2026 | 01:00 WIB
Hamilton Akhirnya Menang Bersama Ferrari, Taklukkan GP Catalunya 2026

Penantian panjang Lewis Hamilton untuk meraih kemenangan perdana bersama Ferrari akhirnya terbayar lunas. Pembalap asal Inggris itu tampil sebagai juara pada ajang Formula 1 GP Catalunya 2026 yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, Montmeló, Spanyol, Minggu (14/6/2026). Kemenangan ini menjadi momen emosional bagi juara dunia tujuh kali tersebut, sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan yang telah berlangsung selama 41 balapan sejak terakhir kali menang di GP Belgia 2024. Hasil ini juga menambah koleksi kemenangannya menjadi 106 sepanjang karier di ajang balap jet darat.

Balapan dimulai dengan George Russell yang sukses mempertahankan posisi terdepan usai start dari pole position. Pembalap Mercedes itu mengungguli Hamilton yang memulai lomba dari posisi kedua, sementara Andrea Kimi Antonelli tetap berada di urutan ketiga. Russell sempat memimpin jalannya balapan pada fase awal. Namun, Ferrari menunjukkan strategi yang berbeda dengan memilih pendekatan tiga kali pit stop demi menjaga performa ban Hamilton di tengah suhu lintasan yang tinggi.

Titik balik balapan terjadi pada Lap 41 ketika Fernando Alonso mengalami masalah dan berhenti di lintasan, memaksa race director mengeluarkan Virtual Safety Car (VSC). Ferrari bergerak cepat memanggil Hamilton masuk pit. Berkat waktu pit stop yang dilakukan saat VSC berlangsung, Hamilton berhasil mempertahankan posisi terdepan saat kembali ke lintasan. Keputusan strategis tersebut terbukti menjadi kunci kemenangan Ferrari. Dengan ban yang lebih segar, Hamilton mampu memperlebar jarak dari para pesaingnya pada paruh akhir lomba.

Sementara itu, persaingan sengit justru terjadi dalam perebutan posisi kedua antara dua pembalap Mercedes, George Russell dan Andrea Kimi Antonelli. Antonelli sempat berhasil menyalip rekan setimnya itu lima lap menjelang finis. Namun, drama terjadi sesaat kemudian ketika mobil pembalap Italia berusia 19 tahun tersebut mengalami gangguan kelistrikan. Antonelli terpaksa menghentikan mobilnya di pinggir lintasan dan dinyatakan gagal finis (DNF), mengakhiri catatan lima kemenangan beruntunnya musim ini. Meski demikian, ia masih bertahan di puncak klasemen sementara pembalap.

Tanpa gangguan berarti pada lap-lap terakhir, Hamilton melintasi garis finis sebagai pemenang dengan keunggulan nyaman atas George Russell. Lando Norris melengkapi podium di posisi ketiga, sekaligus menciptakan podium seluruh pembalap Inggris pertama sejak 1968. Bagi Ferrari, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka mulai menemukan performa terbaik untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia musim 2026.

Kemenangan di Catalunya menjadi salah satu momen paling emosional dalam perjalanan karier Lewis Hamilton. Setelah melalui masa adaptasi bersama Ferrari, pembalap berusia 41 tahun itu akhirnya mewujudkan impian masa kecilnya untuk berdiri di puncak podium bersama tim berlogo Kuda Jingkrak tersebut.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar