Laba Bersih RMKE Melonjak 86,2 Persen di Semester I-2026

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:35 WIB
Laba Bersih RMKE Melonjak 86,2 Persen di Semester I-2026

PT RMK Energy Tbk (RMKE) membukukan laba bersih sebesar Rp163,1 miliar pada semester I-2026, tumbuh 86,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan itu bahkan lebih tinggi pada kuartal II-2026, dengan kenaikan 197,7 persen secara tahunan menjadi Rp107,3 miliar.

Pendapatan usaha perseroan juga melonjak signifikan, mencapai Rp1,6 triliun pada semester I-2026, atau naik 176,7 persen secara tahunan. Direktur Utama RMKE Vincent Saputra menjelaskan, pertumbuhan pendapatan itu ditopang oleh kontribusi segmen penjualan batu bara sebesar 72,1 persen dan segmen jasa batu bara sebesar 27,9 persen.

Pada segmen penjualan batu bara, peningkatan pendapatan didorong oleh kenaikan volume penjualan yang mencapai 1,7 juta ton, tumbuh 302,3 persen secara tahunan. Harga jual rata-rata juga naik 15,1 persen, seiring dengan meningkatnya permintaan batu bara sepanjang semester I-2026.

Sementara itu, pendapatan dari segmen jasa pengangkutan batu bara ikut meningkat seiring kenaikan volume hauling yang mencapai 1,4 juta ton, atau tumbuh 424,9 persen secara tahunan. Peningkatan volume ini turut mendukung perseroan dalam mencapai volume muatan barge sebesar 3,2 juta ton.

Dari sisi profitabilitas, laba usaha perseroan dikontribusikan oleh segmen penjualan batu bara sebesar 36,3 persen dan segmen jasa batu bara sebesar 63,7 persen. Vincent menyampaikan, segmen jasa memberikan kontribusi laba dengan margin yang lebih tinggi dibandingkan segmen penjualan batu bara, mencerminkan operating leverage yang melekat pada model bisnis logistik berbasis aset.

Meski demikian, kedua segmen ini bersifat saling melengkapi, bukan saling bersaing sebagai pusat laba. "Pertumbuhan volume jasa secara langsung mendorong peningkatan volume penjualan batu bara, karena volume jasa yang lebih baik memungkinkan perseroan untuk menjual batu bara dalam volume yang lebih besar," katanya.

Menurutnya, hubungan yang saling menguatkan antara segmen jasa dan penjualan ini memperkuat basis laba RMKE secara keseluruhan, di mana masing-masing segmen saling mendukung pertumbuhan satu sama lain, bukan berjalan sendiri-sendiri.

Perseroan juga berhasil menjaga arus kas dari aktivitas operasional tetap positif, dengan pertumbuhan sebesar 62,8 persen secara tahunan menjadi Rp140,3 miliar. Di samping itu, RMKE tetap menjaga kesehatan struktur permodalannya, tercermin dari rasio utang finansial terhadap ekuitas (DER) yang terjaga di level 0,55 kali.

"Kami melihat tren yang jauh lebih baik pada kuartal kedua tahun ini, dengan pertumbuhan di seluruh segmen usaha yang kami miliki. Kami juga melihat iklim usaha yang akan semakin kondusif di sektor pertambangan, seiring dengan kebijakan pemerintah yang jauh lebih jelas pada semester kedua tahun ini," ujar Vincent.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags