Plastik, misalnya. Bahan ini punya peran vital dan dibutuhkan oleh begitu banyak sektor industri. Bayangkan jika tiba-tiba suplainya terputus. Anthony menjelaskan, ketiadaan bahan baku seperti ini bisa langsung mengancam sektor manufaktur.
Dampak berantainya jelas. Industri tak bisa berproduksi, omzet merosot, dan pilihan yang tersisa seringkali menyedihkan: mengurangi tenaga kerja.
"Mereka tidak bisa produksi dan kemudian mereka harus mengurangi tenaga kerja. Ini yang lebih mengerikan," tegasnya.
Faktanya, kekhawatiran ini bukan sekadar teori. Anthony mengaku mendapat informasi dari lapangan bahwa sejumlah industri sudah mulai was-was. Mereka bahkan enggan menjamin suplai barang ke konsumen, lantaran takut bahan baku tak kunjung datang. Situasinya memang mencemaskan.
Artikel Terkait
Puspom TNI Ajukan Permintaan Resmi untuk Periksa Andrie Yunus di Bawah LPSK
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Proyeksi Surplus Solar dengan B50
Presiden Prabowo Berduka, Tiga Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon Selatan
Analis: Ketegangan Selat Hormuz Beri Tekanan Fiskal, Tapi Tak Fatal bagi Indonesia