Lagi-lagi, nama besar Lippo Cikarang masuk dalam pemberitaan terkait KPK. Kali ini, manajemen perusahaan angkat bicara soal pemanggilan salah satu karyawannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka bilang, pemanggilan itu cuma untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Itu saja.
Intinya, perusahaan ini mengaku sedang kooperatif. Mereka bilang bakal menghormati penuh proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan informasi apa pun yang diperlukan oleh penyidik.
Lewat pernyataan tertulis yang dikeluarkan Selasa (31/3), manajemen bersikukuh dengan satu poin penting.
"Kami menegaskan bahwa perusahaan tidak terkait dengan perkara yang sedang diselidiki,"
Soal transaksi properti yang ramai disebut-sebut? Menurut penjelasan mereka, itu cuma transaksi komersial biasa. Semuanya berjalan sesuai prosedur standar yang berlaku. Nah, unit yang dimaksud ternyata sudah dibatalkan dan kemudian dipasarkan lagi seperti biasa. Gak ada yang istimewa.
Mereka juga berusaha memisahkan hal ini dari program lain yang sedang jalan.
"Kami juga menegaskan bahwa hal ini tidak memiliki keterkaitan dengan berbagai program pengembangan perumahan yang sedang berjalan, termasuk inisiatif perumahan bagi MBR,"
Di tengah situasi ini, komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik dan dukungan pada transparansi tetap dinyatakan. Mereka bilang, mendukung penuh upaya penegakan hukum.
Lalu, sebenarnya kasusnya seperti apa? Berdasarkan pemberitaan, pemanggilan ini terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Karyawan bagian legal Lippo Cikarang itu dipanggil untuk dimintai kesaksiannya.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi. Saksi yang diperiksa itu berinisial RR.
Semua ini berawal dari sebuah operasi tangkap tangan yang digelar KPK di Bekasi pada 18 Desember 2025 silam. Waktu itu, tidak tanggung-tanggung, sepuluh orang diamankan oleh penyidik. Sekarang, proses penyelidikannya masih terus bergulir, dan Lippo Cikarang mencoba menjawab setiap pertanyaan yang muncul.
Artikel Terkait
Umat Buddha Gelar Prosesi Tiga Langkah Sujud di Candi Borobudur Jelang Puncak Waisak 2026
Libur Nasional Juni 2026: Dua Tanggal Merah dan Potensi Long Weekend
Balita Tewas Ditusuk Belasan Kali di Bekasi, Pelaku Diduga Paman ODGJ yang Tak Minum Obat
Lonjakan Volume Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48.655 Unit saat Libur Iduladha