Di sisi lain, MPR tak hanya berhenti pada kecaman. Mereka mendorong Dewan Keamanan PBB untuk turun tangan. Desakannya jelas: gelar sidang penyelidikan dan jatuhkan sanksi terhadap Israel.
Rasa duka pun mendalam. Muzani menyampaikan belasungkawa atas gugurnya ketiga prajurit, sekaligus yang terluka. Tak lupa, ia menyatakan MPR akan mengusulkan pemberian penghargaan bagi mereka yang gugur, terluka, serta keluarga yang ditinggalkan. Sebuah bentuk penghormatan atas pengorbanan terbesar.
Ketiga prajurit yang gugur itu adalah Prada Farizal Romadhon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan. Mereka adalah bagian dari kontingen Indonesia dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Gugur di tanah jauh, demi menjaga perdamaian yang rapuh.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Aman
Pemerintah Geser Anggaran Rp130 Triliun ke Sektor Prioritas dan Rehabilitasi Bencana
Pakar Peringatkan Kelangkaan Bahan Baku Ancaman Nyata dari Eskalasi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan Kebijakan WFH Setiap Jumat untuk Seluruh ASN