JAKARTA – Ancaman konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan cuma soal geopolitik. Bagi Indonesia, ada dampak lain yang jauh lebih mengerikan dan langsung menyentuh sendi-sendi perekonomian. Pakar ekonomi Anthony Budiawan memberikan peringatan keras soal ini.
Menurutnya, kenaikan harga barang-barang seperti plastik mungkin masih bisa ditolerir. Yang jauh lebih berbahaya? Kalau bahan bakunya sama sekali tidak ada di pasaran.
"Naik aja sebetulnya dalam kondisi sekarang ini tidak begitu menjadi masalah," ujar Anthony.
"Yang masalah adalah tidak ada bahan bakunya, itu yang lebih bahaya lagi."
Pernyataan itu dia sampaikan dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Iran dan Ancaman Krisis, Benarkah?' di iNews, Selasa (31/3/2026).
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Berduka, Tiga Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon Selatan
Analis: Ketegangan Selat Hormuz Beri Tekanan Fiskal, Tapi Tak Fatal bagi Indonesia
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tak Naik per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Aman
Pemerintah Geser Anggaran Rp130 Triliun ke Sektor Prioritas dan Rehabilitasi Bencana