"Nah, ini ini harus dilihat apakah dibutuhkan tindak lanjut dari kita untuk menyampaikan sikap kita demi menjaga keselamatan prajurit kita," tegasnya.
Kronologi serangan yang memilukan itu sendiri terjadi dalam rentang singkat. Awalnya, satu prajurit gugur pada serangan Minggu (29/3). Esok harinya, Senin (30/3), dua prajurit lagi menyusul gugur dalam serangan lanjutan.
Kabar duka itu disampaikan oleh Karo Infohan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Selain yang gugur, ada pula prajurit yang mengalami luka berat.
"Dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua prajurit lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang mengalami luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut," jelas Rico.
Suasana di Jakarta pun terasa mencekam. Desakan penarikan pasukan kini menggema, beriringan dengan duka atas gugurnya tiga pahlawan perdamaian di tanah jauh.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya: Belum Ada Indikasi Keterlibatan Sipil dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus
Ekonom: Belanja Lain-Lain Rp200 Triliun Jadi Bantalan Fiskal di APBN 2026
Kepala BGN Tegaskan Anggaran 2026 Rp268 Triliun, Bukan Rp335 Triliun
Instagram Uji Coba Fitur Berlangganan untuk Tonton Stories Diam-diam