JAKARTA – Sosok Wira Arizona, jaksa penuntut umum dalam kasus Amsal Sitepu, tiba-tiba jadi perbincangan. Pemicunya? Pernyataan kontroversial soal jasa editing video yang dianggap 'gratis'. Nah, profil dan jejak karier jaksa ini bakal diulas lebih dalam.
Semuanya berawal dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DPR, Senayan, kemarin. Amsal Christy Sitepu, terdakwa kasus mark up pembuatan video profil desa di Karo, mengungkap kejanggalan. Dia merasa ada yang tak beres dalam penanganan kasusnya.
Menurut Amsal, baik auditor maupun jaksa penuntut menganggap nilai jasa editing video, dubbing, hingga perlengkapan syuting sama dengan nol rupiah. Padahal, dalam produksi sebuah video, hal-hal itu jelas butuh biaya dan tenaga.
"Auditor dan JPU menganggap jasa pembuatan video seperti editing, dubbing hingga perlengkapan syuting dianggap Rp0,"
Artikel Terkait
Tiga Ibu-ibu Boncengan Tiga Tanpa Helm Tabrakan di Bangkalan, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Warga Amuk Pencuri Perkutut di Pasuruan, Pelaku Diduga ODGJ
Kementerian Pertanian Klaim Siap Hadapi El Nino Ekstrem, Stok Beras Aman
Bupati Bone Resmikan Satuan Pelayanan Gizi, Wajibkan Bahan Pangan dari Petani Lokal