Angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menunjukkan tren yang menggembirakan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi baru-baru ini mengumumkan, terjadi penurunan yang cukup signifikan. Bukan cuma soal jumlah kejadian, tapi yang lebih penting, angka kematiannya turun drastis.
Data dari Korlantas Polri berbicara cukup jelas. Selama periode posko 13 hingga 29 Maret kemarin, tercatat 3.517 kasus kecelakaan. Angka ini turun lebih dari 6 persen dibanding tahun sebelumnya. Memang, penurunan 6,31% itu sudah bagus. Namun, yang bikin lega adalah penurunan fatalitasnya, yang mencapai 31,19 persen. Korban luka berat pun berkurang hampir 14 persen.
“Capaian ini patut kita syukuri, namun juga harus menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,”
Ucap Dudy saat menutup Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu di Jakarta, Senin lalu. Menurutnya, hasil ini bukan datang tiba-tiba. Ini buah dari koordinasi yang lebih ketat antar sektor dan sejumlah kebijakan yang diterapkan. Pengawasan kendaraan umum lewat ramp check, rekayasa lalu lintas di titik rawan, dan pengawasan lapangan yang intensif disebut-sebut sebagai faktor pendorong.
Di sisi lain, Dudy menegaskan keras bahwa keselamatan adalah harga mati. Tidak boleh ada tawar-menawar soal kelaikan kendaraan atau pelanggaran prosedur operasi. Dia menambahkan, pengawasan yang konsisten dan pemanfaatan teknologi punya peran besar. Tapi, peran serta masyarakat yang taat aturan juga nggak kalah pentingnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Dorong Hilirisasi Biofuel dari Jagung, Ubi, dan Tebu untuk Jawab Krisis Energi
Varian Covid-19 Cicada BA.3.2 Meluas di AS, WHO Pantau Peningkatan Penularan
Presiden Prabowo Disambut Hangat Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang
Mudik Lebaran 2026: Penumpang Angkutan Umum Naik 10,87%, Capai 23,54 Juta Orang