tuturnya menerangkan keterbatasan yang mereka alami saat itu.
Nah, melalui gugatan PMH inilah mereka berharap ada perubahan. Tujuannya sederhana: meminta pengadilan memerintahkan Jokowi bersikap transparan. Mereka ingin ijazah itu bisa dilihat, difoto, dan diuji keasliannya secara lebih leluasa.
“Kita meminta pengadilan memerintahkan Pak Jokowi untuk bersikap transparan, menunjukkan ijazahnya secara terbuka, setidaknya bisa dipotret oleh Mas Roy, lalu diuji kembali,”
pungkas Refly menegaskan.
Di sisi lain, rencana ini rupanya akan dibawa lagi ke ranah yang familiar. M. Wirawan Adnan, sesama anggota Tim Troya, mengungkapkan gugatan akan diajukan ke Pengadilan Negeri Solo.
“Kemungkinan akan kami ajukan kembali di Pengadilan Negeri Solo,”
kata Wirawan, meski belum bisa memastikan waktu pastinya.
Jadi, saga panjang soal ijazah ini belum berakhir. Tim Troya tampak bersiap untuk babak litigasi berikutnya, terus mendorong agar dinding kerahasiaan itu akhirnya terbuka.
Artikel Terkait
Indeks Bisnis-27 Anjlok 1,37%, AMRT dan BBCA Tekan Pasar
Bank Raya Luncurkan Pinang Flexi, Solusi Kredit Digital untuk Kebutuhan Pascalebaran
Polisi Imbau Warga Antisipasi Macet Parah di Sekitar GBK Sore Ini Jelang Final Timnas
Analis Proyeksikan Pergerakan IHSG Sideways di Pekan Perdagangan Singkat